Wednesday, October 18, 2017

Can We Really Close to Him When Our Life is Good ?

Post coming soon this week, stay tune !

Saturday, September 30, 2017

Feeling Dirty ? Take a Bath


Setiap dari kita pasti pernah berdosa, Setiap dari kita pasti pernah mengalami siklus berdosa lalu bertobat -> berdosa lagi -> bertobat dengan niat lebih sungguh2 lagi -> jatuh lagi -> mulai merasa bersalah meminta ampunan kepada Tuhan tapi tetap meminta -> merasa siap hidup baru -> eh jatuh lagi -> mulai bertanya2 apa Tuhan masih mau mengampuni saya, mulai takut kalau2 Tuhan sudah tidak sabar -> akhirnya mulai menjauhi Tuhan karena merasa kotor, dst nya.

Apa yang saya tuliskan diatas boleh jadi adalah pengalaman hidup yang sudah sering kali kita lewati dan sampai hari ini saya tidak tahu apakah Anda semua sudah benar2 bertobat atau mungkin ini yang sudah ke 100x nya Anda minta ampunan kepada Tuhan dan rasanya ingin memukul diri Anda sendiri, "KENAPA BISA TERULANG2 DOSAAAAA INI ???"

Saya tidak tahu tetapi saya pernah mengalami beberapa kondisi dimana sebelum saya jatuh dalam dosa, saya sudah ingat ada ayat yang jelas2 menulis bahwa itu berdosa, eh tapi tetap saja saya lakukan, dan boom lalu merasa bersalah lagi karena kita jadi bertanya2 sudah berapa % sebenernya keKristenan kita dan kita mempertanyakan apakah kita sudah benar-benar mencintai Yesus dan menghargai pengorbananNya ?

Semua kejadian diatas hanyalah sebagian kecil saja dari yang terjadi dalam kehidupan rohani kita bersama Tuhan Yesus, tapi seluruh kejadian diatas juga bisa membuat kita merasa kotor dihadapan Tuhan. Buat kita, rasanya sudah tidak layak lagi deh minta ampunan dari Tuhan karena sudah terlalu sering kita berjanji palsu bertobat denganNya meskipun kita sendiri sebenarnya tidak ada niat untuk mengulangi dosa itu.

Kita menilai Tuhan dari sudut pandang kita sendiri. Buat kita yang manusia biasa, dibohongi hal yang sama tiga kali saja oleh siapapun akan membuat kita merasa itu orang kacau sih udah gw maafin eh dia ulangin lagi, gw maafin lagi eh dia ulang lagi, ga mungkin gw maafin lagi sih ini orang, udah KETERLALUAN !!!

Dengan memiliki sudut pandang seperti itu tidak heran kalau kita merasa God also fed up with us. Rasa2nya kesabaran Tuhan sudah mau habis deh, jadi mending gw daripada minta ampun lagi, kesannya gw ga gak tau diri banget, jadi mending gw menjauh aja dan biarkan waktu yang membuat gw bisa dekat lagi dengan Tuhan pada saat gw udah benar-benar bisa menguasai diri gw dari dosa itu.

SALAH BESAR, namanya juga Allah Bapa dan Tuhan Yesus, kesabaran yang MEREKA miliki bukanlah seperti yang banyak manusia bayangkan.

Sudah banyak sekali ayat2 di alkitab yang menceritakan seberapa sayangnya Tuhan kepada kita dan betapa panjangnya sabar yang dimiliki olehNya, Dia mau memaafkan kita, melupakan dosa kita, membuang dosa itu sejauh timur dari barat, dan lebih hebatnya lagi Dia tetap mau mengasihi kita dan memperlakukan kita sebagai anakNya yang sangat dikasihi.

Jadi ketika ada teman / godaan dari Iblis yang mengatakan bahwa "sudahlah, you are too dirty to ask for His forgiveness" lupakan kalimat intimidasi seperti itu. Sama seperti orang tua saya ketika dulu saya bermain hingga kotor habis2an, orang tua saya kaget dan menegur saya, tapi ketika saya ingin menjauh dari mereka karena takut dimarahi, mereka berkata sudah "MANDI SANA, kalau kotor and mandi ya nanti jadi bersih, jangan malah kabur, ntar makin banyak lho kuman di badan kamu hiiii", saya pun langsung bergegas masuk ke kamar mandi dan taraaa saya sudah menjadi bersih, sambil mendengar "khotbah" dari mereka, tetapi saya sekarang sudah kembali lagi bisa dekat dengan mereka.

Mereka juga tetap memperlakukan saya sebagai anak meskipun saya sedang kotor, tidak pernah terbesit pun di pikiran mereka bahwa ketika saya penuh dengan debu / kotoran maka saya bukan lagi anak mereka. Yah, dimarahi2 sedikit2 wajar lha supaya tidak mengulangi lagi kesalahan, tetapi yang paling penting mereka tetap mengasihi saya sebagai anak mereka.

So, jika hari ini kamu merasa bahwa kamu sama seperti saya saat kecil dulu dimana penuh dengan kotoran alias dosa, jangan kabur, seek His forgiveness, He loves you so much, He will forgive and forget your sins, but again if we really loves Him, we will obey His commandments, jangan terus2an jatuh juga yaa.

Anyway, Selama kalian masih ada perasaan bersalah, menurut saya itu berarti roh kudus masih ada di dalam diri kalian yang meng-convict bahwa "hei kamu itu salah dan berdosa, ayo berubah, dan minta ampun", yang bahaya adalah kalau ketika berdosa kamu merasa sudah sangat freedom atau bahkan bahagia tanpa merasa bersalah, nah itu tanda tanya besar dan jangan2 itu artinya roh kudus suaranya sudah tidak terdengar lagi olehmu.

Ingatlah bahwa diri kamu itu sama seperti ilustrasi di bawah ini dimana baik Iblis dan Tuhan sedang bertempur untuk mengendalikanmu, kamu harus bisa yakin bahwa kekuatan dari Tuhan jelas jauh lebih besar daripada kekuatan Iblis.



So, that's all for today, I hope today post can encourage you to go back to the right track, seek His face and forgiveness, dont run for an escape, run to Him, He'll be there to accept and forgive you. I'll see you again on the next posts in October

1 John 1:5-9

This is the message we have heard from him and declare to you: God is light; in him there is no darkness at all. If we claim to have fellowship with him and yet walk in the darkness, we lie and do not live out the truth. But if we walk in the light, as he is in the light, we have fellowship with one another, and the blood of Jesus, his Son, purifies us from all[b] sin.
If we claim to be without sin, we deceive ourselves and the truth is not in us. If we confess our sins, he is faithful and just and will forgive us our sins and purify us from all unrighteousness.
My Dearest God and Heavenly Father
I dont know how many times I committed a sins
and I also can't count how many times I asked for Your forgiveness
Too often, I felt very dirty
I thought I let You down again and again
I felt like I was a bad son 
But You convicted me and said that
"Hi, I am still Your God at all, come to me"
With a heavy heart I come to You to ask for another forgiveness
and You gave it again
You forgive and forget my sins
I want my life to please You
because I know I love You when I obey all Your commandments
Thanks again for having a long patience with me, Lord
I wanna make you a proud Heavenly Father
Amien

Monday, September 4, 2017

What I Learn about Following Jesus from Following my boss

Hi guys, what's up ? (check my latest blog post last week about MIND FULL VS MINDFUL LIVING )

I hope you guys are in a good shape ! I just went back from holiday trip with my colleague and also my boss !, suddenly I felt like Jesus inspire me to use something about my relationship with my boss to write today's post. Okay here we go

Saya memiliki boss yang sangat saya respect, bukan karena dia adalah sosok yang galak, suka merintah2, selalu mengawasi kemana saya pergi dan apa saja yang saya lakukan, dsbnya. Boss saya adalah seorang pria yang berprestasi, rendah hati, penuh percaya diri, selalu peduli dengan anak buahnya, berpikiran positif, dan dia juga adalah orang yang sabar dalam menghadapi sesuatu.

Bisa menjadi anak buahnya adalah sebuah kebanggaan untuk saya karena sejak menjadi anak buahnya, kebetulan karena berkat Tuhan Jesus juga saya bisa meraih berbagai prestasi dan award. Makanya saya sangat respect dengan dia, saya selalu mengatakan betapa hebatnya boss saya ketika saya melakukan presentasi terhadap klien-klien perusahaan kami.

Karena sering menghabiskan waktu bersama boss saya, saya memiliki pola pikir yang sama dengan dia. Ya memang sejak awal basic pemikiran alias mindset kami memang sudah banyak yang sama sehingga gampang sekali klop dalam memikirkan sesuatu. Cara bicara saya pun menjadi mirip seperti dia, dan banyak klien-klien kami yang mengatakan bahwa kami memang adalah tim yang berprestasi dan juga solid.

Tidak hanya di kantor, saya juga menghabiskan waktu bersama boss saya misalnya saat pulang kantor bareng, antri beli makanan untuk istrinya, pergi dinas ke luar kota bareng2, dan masih banyak lainnya. Banyak hal yang saling kami ceritakan. Bahkan ketika boss saya sakit pun, saya menemani dia pergi ke rumah sakit untuk menunggu dia check up, dll. Buat saya, saya senang saja dekat dengan dia karena saya merasa menjadi sosok yang lebih baik ketika makin banyak spend time dan tukar ilmu sama dia.

Pengalaman hidup dan professionalnya yang sangat okay membuat saya really2 attracted to him in terms of professional things.

Suatu hari ketika pulang ke rumah setelah menemani dia, saya seperti dibilang oleh Tuhan Jesus bahwa 

"wow kamu sangat setia ya dengan bossmu, bukan cuma soal kamu bekerja dengan dia, tapi kamu meniru cara dia berbicara, cara dia berpikir, menemani dia kemana aja, suka apa yang dia suka, hate what he hate, dll, perfect, tapi apakah kamu memiliki semangat setinggi itu juga untuk Ku ?"

WOOOOOOOOOOOOOOOOOOW...........

Saya seperti ditegur oleh Tuhan Jesus langsung dan berpikir "iya juga ya"


Setiap hari saya selalu mencari banyak informasi mengenai bidang bisnis kami lalu mengupdatenya ke bos saya, saya melakukannya supaya dia senang dan impressed dan tahu bahwa saya selalu siap membantu dia.

Saya sebisa mungkin juga rela pulang lebih terlambat yang penting bisa bareng dia, mengapa ? ya karena saya senang aja bisa build relationship yang lebih strong dengan dia.

Saya tidak pernah bisa berhenti menceritakan kehebatan bos saya di depan orang lain, karena menurut saya hei kamu harus tahu bahwa ini orang hebat lho, dia bisa membantu perkembangan saya, dll

Tapi, ketika masuk ke dalam hal spiritual, saya berpikir

Iya ya, terkadang baca Alkitab aja rasanya berat kayak terpaksa gitu, yang penting ga absen baca aja, meskipun ga tahu ngerti apa ga

Dalam berdoa, membaca Alkitab, dll saya justru ingin cepat2 selesai, sedangkan saya sangat pengen lama-lama bersama bos saya 

Saya kadang2 tidak peduli dan tidak menceritakan mengenai Jesus di depan orang lain baik yang Christian KTP atau yang belum Christian

dan masih banyak hal lainnya.

Maka saya seperti mendapatkan wisdom dan menarik kesimpulan bahwa when it comes to following Jesus, I can learn 8 things from my journey following my boss.

1. Selalu ingin spend time lebih banyak dengan Dia

Setiap saya bangun dan mau tidur saya selalu berpikir gimana caranya supaya saya bisa impress boss saya hari ini dan esok hari lalu saya akan spend time mencari / melakukan sesuatu untuk saya beritahukan kepada dia. 

Jika kita menyukai sesuatu, kita akan spend time lebih banyak untuk hal itu. Itu juga berlaku dengan hubungan kita dengan Tuhan Jesus, jika kita suka bersekutu denganNya, kita pengen banget selama mungkin. Ya gak berarti 24 jam tetapi ketika waktunya berdoa, puji2an, baca Alkitab, kita sangat2 sungguh dan menghayatinya serta fokus !

2. Kita suka apa yang Dia suka, dan tidak suka dengan apa yang Dia tidak suka

Kita harus tahu apa saja hal2 yang Tuhan Jesus senangi dan juga membenci apa hal2 yang Dia benci, contohnya kita suka memberi dan menolong sesama tapi di sisi lain kita membenci dosa seksual

3. Kita meniru cara berpikir Dia

Get your mind transformed in Christ, karena saya menganggap boss saya adalah orang hebat saya ingin meniru cara berpikir Dia. Nah, hal itu juga yang harus kita tiru dari Tuhan Jesus. Bukan berarti kita akan menjadi sehebat Dia tetapi kita berpikir tidak hanya melulu dengan sudut pandang hidup yang rendah, tetapi juga mencoba melihat dengan sudut pandang yang lebih tinggi, hal ini penting terutama ketika kita mengalami masalah kehidupan

4. Kita akan menceritakan soal Dia kepada orang lain

Berapa banyak dari kita yang sering menceritakan soal Tuhan Jesus ke orang lain, saya rasa tidak banyak karena saya juga jarang sekaliiiiii melakukan hal ini. Tapi ke orang lain, terutama rekan seprofesi saya selalu bercerita bagaimana hebatnya boss saya, supaya apa ? supaya dia tahu siapa "pelatih" saya dan juga hei boss kamu itu kalah hebat dari boss gw. Apa yang lu cari dalam kehidupan pekerjaanmu harusnya bisa lu dapat kalau lu jadi anak buah bos gw ! mungkin itu yang saya mau sampaikan, haha. Sama seperti itu, kita juga harus bisa seperti mengatakan bahwa berdasarkan iman dan kepercayaan kita, keselamatan yang kekal itu hanya dari Tuhan Yesus saja.

5. Selalu ingin membantu Dia

Saya selalu ingin tahu apa yang Boss saya sedang butuhkan, dan saya akan berusaha membantu dia supaya dia tidak terlalu kecapekan. Nah, when it comes to our relationship with Jesus, sudahkah kita melakukan hal yang serupa ? ketika misalnya gereja sedang membutuhkan dana / tenaga untuk melakukan kegiatan misi sosial tergerak kah hati kita untuk membantu juga ? karena kita tahu ini semua akan meringankan beban2 orang yang sedang ingin melaksanakan misi misi kerajaan Tuhan yaitu mengasihi sesama.

6. Kita jujur dengan Dia

Karena saya percaya dengan boss saya, maka saya selalu jujur dengan dia. Tidak semua hal yang saya ceritakan adalah hal yang membanggakan tetapi dari situ dia akan mengoreksi dan menunjukan saya cara yang benar. Begitu juga dengan Tuhan Jesus, kita tidak perlu malu untuk jujur dengan Dia apalagi Dia tahu semua yang terjadi dalam kehidupan kita, jujur saja dengan Dia dalam segala hal baik itu kegalauan kita, masalah, dll.

7. Susah senang, kita tetap bersama dengan Dia

Ya, kalau bos saya lagi sedih, saya bisa ikut sedih, begitu juga saat dia senang, saya bisa senang. Saya punya loyalitas yang tinggi dengan bos saya yang satu ini. Begitu juga dengan kita dan Tuhan Yesus, jangan saat senang saja kita semangat mengikuti Dia, tapi saat hidup ada rintangan, kita tetap harus percaya bahwa Dia itu pantas untuk selalu kita ikuti. Mengutip kalimat dari pastor di gereja saya bahwa Bapa kita di surga dan Tuhan Jesus adalah BAIK, BENAR-ADIL-ILAHI-KASIH. So keep following Him and we will know what He has already prepared for us.

8. Mendengar dan Melakukan apa yang Dia minta

Well, so far boss saya tidak pernah menyuruh saya melakukan hal yang aneh2 dan bertentangan dengan hukum jadi semuanya saya kerjakan dengan senang hati. Seperti itu jugalah kita harus melakukan perintah2 Tuhan Jesus, apalagi Tuhan Jesus tidak mungkin menyuruh kita melakukan hal2 yang bertentangan dengan Alkitab.

Jadi teman2, janganlah kita hanya setia dengan boss atau teman / pemimpin gank kalian, kalian bisa praktekan "loyalitas" kalian itu menjadi benchmark bagaimana kalian juga harus mengikuti Tuhan Jesus ya ;)


So that's all for today's post, I hope this post can transform your relationship with Our Heavenly Father, Jesus Christ, I'll see you again on the next post later this month. Amien

"Be imitators of me, as I am of Jesus Christ"
1 Corinthians 11 : 1

Dear My Holy God
I am sorry if I am not following You as good as I am following my earthly boss
I know that You deserve my utmost respect and obedience
You deserve my time, my energy, and my heart

I wanna be transformed in You
I want to love what You love
Obey what You command
Hate a sins

I thank You to always be my God
to always take care of my life
I wanna be a child that make You happy and proud
Amien