Thursday, June 1, 2017

Failed Promise to God


Check another post : In His Eyes You are Valuable (4 days ago), in case you miss it

Saya yakin dalam kehidupan ke Kristenan kita ini, kita sudah pernah membuat berbagai macam janji kepada Tuhan Yesus, entah itu berjanji bahwa kita tidak akan mengulangi dosa tertentu lagi, berjanji bahwa jika kita diberikan hal ini oleh Tuhan maka kita akan memberikan atau menggunakannya lagi demi kerajaan Tuhan Jesus, atau bahkan janji-janji semacam "oh Tuhan, tolong saya sekali ini, saya akan bertobat sungguh2", dan masih banyak janji lain2nya.

Pertanyaannya, seberapa sering kita menepati janji-janji tersebut ?

Sepertinya kita lebih sering melanggar janji kita sendiri kepada Tuhan dengan berbagai alasan seperti :

1. Ya Tuhan, terima kasih, aku ingat janji ku kok, nanti pasti akan kukerjakan, sabar Tuhan

2. Tuhan, maaf, ternyata setelah kupikir2 masih ada kebutuhan yang lebih urgent, tapi nanti kalau Kau memberikan aku berkat lagi, pasti akan kutepati janjiku

3. Tuhan, maksud kemarin janjiku yang sebenarnya begini lho bla bla bla 

4. Sorry God, my life is full of stress, I committed that sin because I need a break 

5. dll

Tuhan Jesus tahu bahwa kita memang manusia yang mudah sekali mengucapkan janji janji dan Dia pun sudah tahu apa saja excuse yang akan kita berikan ketika Dia sudah mengabulkan doa kita. Saya membayangkan bahwa Tuhan Jesus diatas sana mungkin sedang tersenyum / tertawa ketimbang sedih, ketika Dia melihat kita mulai melanggar janji kita. 

"Again ?", maybe He ask ?

Tetapi, bersyukurlah bahwa kita semua memiliki Tuhan yang maha pengampun. Dia bukan tipe Tuhan yang menurunkan hujan api atau langsung menyambarkan petir ketika ada anakNya yang melanggar janji. Berbeda dengan kita yang ketika Tuhan terkesan lamban dalam menjawab kita, apalagi terlihat tidak menjawab doa kita, wah kita langsung marah-marah dll.

Terlebih lagi jika kita coba-coba melakukan trade off dengan Tuhan dan Tuhan masih terkesan tidak menjawab doa kita. contohnya

"Tuhan Jesus, saya akan berikan persembahan yang besar yaitu seluruh gaji saya bulan ini kepada gereja, saya rela Tuhan agar Kau mau mengabulkan doa saya."

Ternyata di akhir bulan, Tuhan masih belum menjawab dan kalian mulai marah2. Itu sih namanya MENCOBA menyogok Tuhan. Memang terkadang trik trik ala berkorban di atas bisa saja dikabulkan oleh Tuhan Jesus tetapi bukan berarti cara itu akan selalu bekerja.

Kembali ke pokok persoalan tentang janji yang kita langgar terhadap Tuhan, saya sendiri juga pernah dan masih memiliki banyak janji / nazar terhadap Tuhan yang harus saya akui belum sempurna / bahkan belum bisa saya lakukan, saya merasa malu dan berusaha untuk memenuhinya meskipun masih tidak maksimal.

Saya terkadang takut bahwa Tuhan Jesus akan marah terhadap saya karena saya melanggar janji kepadaNya, tapi Dia punya belas kasih yang sangat besar terhadap saya. Saya pun sekarang benar benar berpikir berkali2 sebelum membuat janji baru kepada Tuhan.





Alkitab menuliskan bagaimana prinsip yang Tuhan pegang ketika Dia berjanji

Joshua 21 : 45

Not a word failed of any good thing which the LORD has spoken to the house of Israel, all came to pass

Numbers 23 : 19

God is not human, that he should lie, not a human being, that he should change his mind. Does he speak and thenn ot act ? Does He promise and not fulfill ?

Untungnya Tuhan Yesus selalu memegang janjiNya kepada kita, bisa dibayangkan jika Tuhan Jesus bermain permainan setiap 1 janji yang kita langgar, maka Dia akan melanggar juga 1 janji Dia untuk kita ? Wah bisa gawat jika begitu.

Sebenarnya kita pun tidak perlu banyak bernazar kepada Tuhan, cukup terus lakukan saja apa yang Ia perintahkan di alkitab dan teruslah bersekutu dengan Dia, tapi jika memang dirasa butuh untuk membuat janji kepadaNya, ya silakan saja. Namun, perhatikan motif ketika kalian membuat janji itu, terlebih lagi saya perhatikan (karena termasuk diri saya sendiri) kita berani membuat janji karena juga mengharapkan suatu mujizat, pertolongan, atau berkat dari Tuhan, maka make sure ketika Tuhan mengabulkan dan memberikan itu semua, kita menggunakannya untuk kemuliaan Tuhan juga :D

Misalnya, sedang sakit parah, lalu berjanji, "Tuhan jika Engkau sembuhkan aku, aku akan menjadi pelayanMu," jangan malah membuat janji yang agak nyeleneh seperti "Tuhan sembuhkan aku, supaya aku bisa berlibur" ??????????? janji yang very very selfish sebenarnya :D

So yeah, sama seperti yang Kolose 3 ayat 23 katakan bahwa apapun yang kita perbuat, lakukanlah itu demi kemuliaan Tuhan, maka ketika kita harus membuat janji pun, buatlah janji yang nantinya akan memuliakan Dia :D

Kalau hari ini kalian masih ada janji2 yang belum kalian tepatin, minta maaf kepada Tuhan Jesus dan mulailah untuk memenuhi janji kalian, jangan pernah putus asa dan mendengarkan ocehan si jahat yang mengatakan bahwa Tuhan marah besar terhadap kita karena kita melanggar janji bla bla bla, remember our Heavenly Father, Jesus Christ is full of mercy and grace :D

That's all for today, I will see you again on the next posts (June) !, I hope today post can lift you out of the pit. :D

Dear Mighty Promise Keeper
Thank You for all of Your promise for my life
My life wouldn't be the same without Your promise
I could gone astray if I don't live according to Your promise

Forgive me if I made too many promises that I couldn't keep
I wouldn't be here today, enjoying my life, 
if it's not because Your mercy and unending love
Thank You My Heavenly Father